International Conference on Helping Profession for Trauma and Crisis Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (IPPS) Universitas PGRI Pontianak

Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial Universitas PGRI Pontianak sukses menyelenggarakan International Conference on Helping Profession for Trauma and Crisis pada Jumat, 24 Oktober 2025, bertempat di Aula Hadari Nawawi, Gedung Rektorat Universitas PGRI Pontianak. Kegiatan ini menjadi wadah akademik dan profesional bagi para pendidik, konselor, serta mahasiswa dalam memahami dan mengembangkan peran helping profession dalam menghadapi trauma dan krisis di berbagai konteks sosial dan pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh tamu undangan, unsur pimpinan Universitas PGRI Pontianak, seluruh jajaran pimpinan Fakultas IPPS hingga program studi, serta kurang lebih 200 mahasiswa sebagai peserta aktif.
Dalam sesi Paper Presentation 1, hadir:
1. Muhammad Safuan Abdullah dari KB. PA-Malaysia, yang membawakan materi bertema Integrasi PFA & Kaunseling: Nilai Menggabung Pendekatan Psikososial dengan Nilai Budaya & Kerohanian Secara Profesional (Malay).
2. Melalui platform Zoom Meeting, turut hadir Dr. Ma. Cristina Esqulvet Saldivar RGC. RPSy dari Filipina dengan topik PFA for the Educational System (English).
3. Ahmad Faizal Bin Abd Hadi dari Mesir juga berpartisipasi sebagai narasumber dengan materi Pengalaman PFA dalam Membantu Siswa yang Mengalami Krisis (Malay).
Sesi Paper Presentation 2 menghadirkan dua pemateri internasional lainnya, yaitu:
4. Dr. Hastianai, M.Pd, yang menyampaikan materi mengenai Kesehatan Mental Remaja (Malay).
5. Tuan Diny Hj Karim dari Brunei Darussalam, dengan tema Memetakan Landskap Krisis Serantau: Prinsip Universal Hubungan Menolong dan Adaptasi Budaya/Spiritual (Malay).
Turut hadir secara internal, Dr. Aunurrahman, M.Pd selaku Wakil Rektor I Universitas PGRI Pontianak, yang memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi Fakultas IPPS dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat kompetensi akademik di bidang profesi pertolongan (helping profession).
Melalui konferensi internasional ini, Fakultas IPPS berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi lintas negara, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta menumbuhkan kesadaran pentingnya dukungan psikososial dan spiritual dalam menghadapi berbagai bentuk trauma dan krisis di masyarakat.
