Laporan Hasil Monitoring Dan Evaluasi Tracer Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Pendidikan Bahasa Dan Seni IKIP PGRI Pontianak
Monitoring dan evaluasi (monev) adalah kegiatan yang penting dalam proses berjalannya suatu institusi. Dalam hal ini ialah institusi pendidikan. Monev tidak hanya dilakukan pada kesatuan besar institusi, namun juga dalam ruang lingkup tiap divisi. Monev merupakan kegiatan yang krusial dalam pengelolaan dari pengimplementasian suatu program/kegiatan. Monitoring evaluasi dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas mutu prodi secara berkelanjutan.
Monev kali in dilakukan pada bidang tracer study. Hasil dari kegiatan monev baik selama maupun sesudah pelaksanaan program/kegiatan dapat digunakan sebagai acuan dalam suatu bentuk laporan evaluasi kinerja. Kegiatan tracer study yang dilakukan di lingkup Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni sebagai UPPS dan Program Studi Pendidikan Bahasa Ingrris merupakan kegiatan sistemik yang dilakukan terkait dalam proses penjaminan Mutu di lingkungan Prodi Pendidikan. Pelaksanaan Tracer Study sesuai dengan kebijakan SPMI – PM.06.SM-I.1.5.2019 tentang Standar Pelacakan Lulusan di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Strategi Pencapaian Standar dalam SPMI yaitu, membentuk tim tracer study, membuat angket tracer study, menyebarkan angket melalui website, sosial media dan memberdayakan forum alumni, menghubungi lulusan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Tujuan dari kegiatan monev ini ialah sebagai berikut:
- Monitor evaluasi keefektifan kegiatan Tri Dharma sesuai dengan aturan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
- Meningkatkan mutu lulusan/alumni IKIP PGRI Pontianak
Sebagai bagian dari penjaminan mutu yang dilakukan oleh PPBING, kegiatan tracer study dilakukan di lingkup UPPS dan PPBING sebagai kegiatan sistemik. Keseriusan ini ditunjukkan dengan adanya kebijakan SPMI – PM.06.SM-I.1.5.2019 tentang Standar Pelacakan Lulusan di lingkungan IKIP PGRI Pontianak. Dalam melaksanakan kegiatan tracer study, strategi yang dilakukan adalah dengan membentuk tim, membuat angket, meminta mahasiswa mengisi angket daring di https://tracer.upgripnk.ac.id/ dengan melakukan komunikasi dengan alumni di media sosial dan forum alumni. Untuk melengkapi data tracer study, FPBS dan PPBING juga menyebarkan kuesioner dalam bentuk Google Form yang lebih friendly untuk diisi oleh lulusan.
Instrumen kuesioner survey yang dibuat mengacu pada butir-butir di Tracer Study Dikti. Salah satu data yang didapat dari tracer study adalah waktu tunggu. Waktu tunggu yang dimaksud adalah waktu yang diperlukan lulusan dalam mendapatkan pekerjaan pertama yang relevan dengan bidang program studi. Dari 213 lulusan di tahun 2016 (TS-4), terlacak 65 mahasiswa dengan jangka waktu tunggu kurang dari 6 bulan. Di tahun 2017 (TS-3), dari 123 lulusan, terlacak 69 mahasiswa dengan jangka waktu tunggu kurang dari 6 bulan. Kemudian, di tahun 2018 (TS-2), dari lulusan sebesar 133, terlacak sebanyak 49 dengan waktu tunggu kurang dari 6 bulan. Artinya, alumni PPBING mayoritas dapat diserap oleh dunia kerja dalam waktu kurang dari 6 bulan. Walaupun demikian, alumni yang dapat diserap dunia kerja lebih dari 6 bulan (dalam jumlah yang minim) patut menjadi perhatian agar kedepannya dapat dikurangi lagi. Gambar di bawah menunjukkan grafik jumlah lulusan dengan waktu tunggu mendapatkan pekerjaan.
Kesesuaian bidang kerja menunjukkan tingkat kesesuaian bidang kerja lulusan saat mendapatkan pekerjaan pertama. Kesesuaian bidang kerja pada PPBING disajikan pada Gambar di atas. Seperti yang terlihat, lulusan yang bekerja sesuai bidang ilmu tergolong tinggi baik pada TS-4, TS-3, dan TS-2. Hal ini menggambarkan bahwa capaian pembelajaran lulusan yang ditetapkan oleh FPBS dan dilaksanakan oleh PPBING bermanfaat bagi lulusan untuk bekerja sesuai dengan bidang ilmu.
Data kepuasan pengguna dikumpulkan melalui sistem tracer study oleh Kemahasiswaan IKIP PGRI Pontianak. Sistem tersebut mengacu pada SPMI IKIP PGRI Pontianak PM.06.SM-I.1.5.2019. Data kepuasan pengguna yang tersedia adalah dari tahun 2016 s.d. 2019. Untuk melengkapi data pengguna lulusan tersebut, PPBING mengumpulkan penilaian kepuasan pengguna melalui survei yang dilakukan menggunakan kuesioner/angket daring dalam bentuk Google Form yang disebarkan kepada stakeholder. Hasil pengolahan data tracer study dari Kemahasiswaan dan PPBING disajikan pada Gambar di atas.
Tempat kerja lulusan menggambarkan tingkat/ukuran tempat kerja/berwirausaha saat mendapatkan pekerjaan pertama. Tempat kerja lulusan PPBING dituangkan dalam Tabel 8.e.1). Total lulusan yang terlacak adalah 183 orang atau 39.1% dari jumlah lulusan. Lulusan PPBING berdasarkan hasil Tracer Study dari TS-2 s.d. TS-4 tersebar pada berbagai Tingkat/Ukuran Tempat Kerja/Berwirausaha, baik nasional/berwirausaha berijin (41.1%), lokal/wilayah/berwirausaha tidak berijin (57.3%), maupun multinasional/internasional (1.6) seperti yang terlihat pada Gambar di atas. Data ini juga menunjukkan bahwa lulusan PPBING mayoritas dapat bersaing dengan baik di tingkat lokal/wilayah/wirausaha tanpa izin, tingkat nasional/wirausaha dengan izin, dan internasional.
Dalam Rangka Kerjasama Penelitian, IKIP PGRI Pontianak Dan Balitbang Provinsi Kalbar Melaksanakan FGD Untuk Pengembangan Kebijakan Dalam Rangka Peningkatan RLS Dan HLS Di Provinsi Kalimantan Barat
IKIP PGRI Pontianak dan BALITBANG Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Focus Group Disscussion (FGD) dalam rangka penelitian pengembangan kebijakan untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah RLS dan harapan lama sekolah (HLS) di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 September 2021 secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya RLS dan HLS; 2) menganalisis kebijakan yang telah dilakukan untuk meningkatkan HLS dan RLS; 3) Merancang rekomendasi kebijakan untuk mengoptimalisasi dan meningkatkan HLS dan RLS di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala LPPM IKIP PGRI Pontianak Bapak Dr. Saiful Bahri, M.Pd.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
1. Tim peneliti IKIP PGRI Pontianak yang diketuai oleh Rektor yaitu Bapak Rustam, M.Pd. Kons
2. Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan BALITBANG Provinsi Kalbar Bapak Drs. Suyanto, M.Si.,
3. Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Barat Bapak Drs. Sugeng Hariadi, M.M.
4. Kepala Bidang P2TK Disdikbud Kota Pontianak Bapak Paryono
5. Kepala Disdikbud Kabupaten Sambas Bapak Drs. H. Sabhan, M.Pd.
6. Kasi Kurikulum dan Penilaian Bapak Suparsito
6. Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kabupaten Sanggau Bapak Anrianus, M. Pd.
7. Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Kubu Raya Bapak Syarif Muhammad Firdaus , S.Pd, M.Pd
Seluruh peserta FGD sepakat bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu fokus, dimana hal ini menjadi penting karena akan berpengaruh pada tingkat pembangunan di suatu negara. RLS dan HLS adalah satu di antara tiga aspek yang menjadi faktor penentuan IPM ini. Kemudian stakeholder yang tergabung dalam FGD ini berkomitmen penuh untuk memajukan pendidikan melalui penuntasan permasalahan siswa putus sekolah. Kegiatan FGD ini diakhiri oleh perumusan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan HLS dan RLS di Kalimantan Barat.
Kerja Sama antara KORMI dengan IKIP PGRI Pontianak mengadakan webinar Nasional dengan tema Optimalisasi Olahraga Masyarakat Melalui Pendidikan Jasmani Menuju Indonesia Bugar 2045.
Pontianak, Senin 13 September 2021
Telah berlangsung Kerja Sama antara KORMI dengan IKIP PGRI Pontianak. Dalam kerja sama ini, sekalian juga dilangsungkan kegiatan Webinar Nasional dengan tema Optimalisasi Olahraga Masyarakat Melalui Pendidikan Jasmani Menuju Indonesia Bugar 2045. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional Tahun 2021.
Adapun kegiatan tersebut di hadiri oleh:
Rektor IKIP PGRI Pontianak (Rustam, M.Pd. Kons) menyampaikan harapannya agar kedepannya KORMI bisa meningkatkan kualitas olahraga rekreasi Masyarakat Kalbar.
“Dengan sarana dan SDM bidang olahraga serta didukung oleh kemajuan teknologi, dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas olahraga rekreasi masyarakat Kalimantan Barat melalui pola pembinaan yang sistematis dan konsepsional sesuai amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program KORMI Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ketua KORMI Kalimantan Barat, Adiyudha Permana menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tahun 2021.
Untuk itu, ia berharap agar kegiatan serupa terus bisa terlaksana kedepannya.
“Harapan kami kedepannya bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa yang berkesinambungan, bermanfaat dan mampu memberikan manfaat bagi kebugaran masyarakat melalui olahraga masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini juga mengundang Guru Besar PPS PENJAS UNJ (Prof. Dr. Achmad Sofyan Hanif, M.Pd) selaku Narasumber, sekretaris KORMI Kalimantan Barat (Whalsen Duli Agus Lauh, M.OR) selaku Narasumber.
Dekan Fakultas Olah Raga IKIP PGRI Pontianak (Ilham Surya Fallo, S.OR., M.Pd., AIFO) selaku Narasumber- Ketua Program Studi PENJAS IKIP PGRI Pontianak (Rajidin, M.Pd) selaku Narasumber.
Dosen Magister PENJAS IKIP PGRI Pontianak (Dr. Ashadi Cahyadi, M.Pd) selaku Narasumber- Sekretaris Program Studi Magister PENJAS IKIP PGRI Pontianak (Dr. Nevi Hardika) selaku Moderator.
Dialog Interaktif BEM SI Daerah Kalteng dan Kalbar dengan tema “Strategi Kepung Bakul Dalam Menangani Covid 19”
Dialog Interaktif yang dilaksanakan oleh BEM SI Koordinator Daerah Kalteng dan Kalbar dengan tema “Strategi Kepung Bakul Dalam Menangani Covid 19”.
Dialog ini dihadiri oleh Rektor IKIP PGR Pontianak, Bupati Kubu Raya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Startegi Kepung Bakul merupakan strategi yang telah diterapkan oleh Bupati Kubu Raya Dalam melaksanakan vaksinasi agar masyarakat secara sadar mengikuti program vaksinasi yang telah diprogramkan pemerintah. Strategi ini melibatkan partisipasi desa-desa agar pelaksanaan vaksinasi lebih merata dan tentunya tidak terjadi antrian yg akan menimbulkan kerumunan.
Program ini sangat diapresiasi beberapa kalangan, oleh karena itu menjadi dasar melalui rangkaian KORDA BEM Kalteng dan Kalbar menginisiasi utk melaksanakan dialog dgn mengangkat tema Strategi Kepong Bakol dalam menangani Covid 19.

Pelaksanaan kegiatan diskusi ini dilaksanakan di Cafe Kid Jalan. Abdurrahman Saleh, Senin malam (30/08/2021). Dari sudut pandang akademisi Rektor IKIP PGRI Pontianak Rustam, M.Pd Kons memberikan apresiasi apa yang digagas oleh pemerintah Kab. Kubu raya, beliau menegaskan bahwa dengan keterlibatan kita semua dalam menangani Covid 19 Insyaallah akan memberikan yg terbaik. Beliau jg menegaskan bahwa IKIP PGRI Pontianak jg tetap memberikan sumbangsih dalam menjalankan program pemerintah terkait dengan penanganan Covid 19. Mulai dari pembelajaran online, pengadaan vaksinasi, dan program lainnya melalui kegiatan ke masyarakat misalnya melalui program KKM Masasiswa. www.primumesse.lt personalo atranka bei mokymai, aukščiausio lygio vadovų ir darbuotojų paieška, Executive Search Lithuania Vilnius
Dari sudut perwakilan rakyat Bapak Syarif Amin Muhammad mengharapkan agar program ini juga bisa menjadi contoh di beberapa Kabupaten Kota, termasuk Kota Pontianak. Sehingga penyelenggaraan vaksinasi di wilayah Kalimantan barat dapat terlaksana dengan baik.
Laporan Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Program Studi Pendidikan Fisika Tahun Akademik 2019/2020
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran rutin dilakukan yang untuk mengukur kinerja dosen pada setiap periode. Monev yang dilakukan pada periode ini terkait dengan pengukuran kinerja dosen dalam melaksanakan pendidikan dan
pengajaran yang dilakukan oleh dosen di kelas sebagai usaha untuk memenuhi capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah. Pengukuran kinerja dosen dalam proses pendidikan dan pengajaran mencakup kegiatan perencanaan, pengendalian dalam proses
pembelajaran, dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang lakukan oleh dosen program Studi Pendidikan Fisika di kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada mahasiswa di kelas masing-masing dosen dan melihat hasil nilai akhir
melalui DPNA untuk mengetahui memenuhi capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah. Instrumen angket disusun meliputi keandalan (Reliability), Daya Tanggap (Responsivencess), Kepastian (Assurance), Kepedulian (Empaty), dan Kecukupan (Tangible).
Tujuan pelaksanaan monev pelaksanaan pembelajaran ini adalah untuk mengukur ketercapaian pelaksanaan pembelajaran Program Studi Pendidikan Fisika.
Sasaran:
1. Menganalisis hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak yang potensial untuk dijadikan rujukan di dalam memperbaiki kualitas pembelajaran dan capaian pembelajaran..
2. Melaksanakan kegiatan yang paling prospektif sebagai tindak lanjut/follow up upaya perbaikan kinerja tahun akademik 2019/2020 serta dapat dikembangkan lebih lanjut pada tahap berikutnya.
Hasil dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran terbagi menjadi dua aspek, yaitu berupa penilaian terhadap kinerja dosen dalam pelaksaan pembelajaran dan nilai akhir mahasiswa. Berdasarkan hasil pengisian angket online yang diisi mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika sebanyak 159 responden yang mengisi diperoleh data kinerja dosen dalam pelaksanaan pembelajaran yang menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa.
Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
1. Kinerja dosen dapat dikatakan cukup baik menurut angket kepuasan mahasiswa
dengan persentase rata-rata 69,38%.
2. Capaian pembelajaran dikatakan tercapai dengan sangat baik menurut penilaian hasil
belajar yaitu dengan persentase sebesar 98%.
Berdasarkan hasil monev pelaksanaan pembelajaran terdapat beberapa hal yang kami
rekomendasikan yaitu:
1. Perlu dilakukan kegiatan pengembangan dosen untuk meningkatkan kinerja pada
bidang pembelajaran.
2. Perlu mengikuti trend perkembangan terkait pendidikan maupun keilmuan.
3. Selalu melakukan evaluasi guna peningkatan kualitas.
