MBKM mandiri IKIP PGRI Pontianak bersinergi bersama Desa Punggur Kapuas
MBKM MANDIRI IKIP PGRI PONTIANAK
IKIP PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan MBKM mandiri yang bersinergi bersama Desa Punggur Kapuas, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan mengusung tema “Inventarisasi Budaya dan Sastra untuk pendidikan Multikulutral Berbasis TI”
Program ini melibatkan mahasiswa dan dosen yang merupakan kolaborasi 4 program studi yaitu program studi pendidikan Sejarah, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan teknologi informasi. Bentuk kegiatan yang di lakukan antara lain inventarisasi budaya dan sastra, Digitalisasi desa, dan pengembangan desa wisata Pancasila.
Rektor IKIP PGRI Pontianak, M.Firdaus menjelaskan kegiatan yang di lakukan ini merupakan bentuk dari implementasi moto The Best di mana IKIP PGRI Pontianak menjadi pelopor perubahan. “Di libatkan ya Desa Punggur Kapuas sebagai tempat kegiatan karena desa ini merupakan desa multikultur, di mana desa ini memiliki ragam suku, bahasa dan agama,” ujarnya, Selasa 19 Juli 2022. Adanya kegiatan ini diharapkan menjadi pelopor bagi desa-desa di Kalimantan Barat untuk menjadi desa mandiri berbasis digital.
Prestasi kembali diraih mahasiswa IKIP PGRI PONTIANAK.
Berdasarkan pengumuman yang diterbitkan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada laman resminya, bahwa IKIP PGRI Pontianak berhasil meloloskan 2 proposal mahasiswa Penerima Bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2022.
2 proposal tersebut berasal dari mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani-Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) dan Prodi Pendidikan Fisika-Fakultas Pend.MIPATEK. Pencapaian prestasi tersebut merupakan bentuk eksistensi IKIP PGRI Pontianak sebagai Perguruan Tinggi ternama di Kalimantan Barat dalam Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi serta mampu bersaing di tingkat Regional dan Nasional.
IKIP PGRI Pontianak bersama Terra Weather. pte. Ltd Singapura melaksanakan MoU penggunaan Artificial intellegence ( AI ).
Jumat 15 Juli 2022 bertempat di ruang Hadari Nawawi lantai 4 IKIP PGRI PONTIANAK Jalan Ampera no. 88. Rektor IKIP PGRI PONTIANAK yang diwakilkan kepada wakil rektor 2 Bapak Suherdiyanto, M.Pd. Telah menyepakati perjanjian kerja sama berskala Internasional dengan Dian Aprilia Manase sebagai Project Manager ( Education technology ) Terra Weather. pte. Ltd. yang berkedudukan di 10 Bukit Batok Singapore. Kerjasama ini memfasilitasi dan mahasiswa dalam penggunaan aplikasi Artificial intellegence ( AI ) dalam pengembangan media pembelajaran interaktif non-programmers, mewujudkan IKIP PGRI PONTIANAK THE BEST. https://bitcoinbetsport.com
MOU IKIP PGRI PONTIANAK dengan Pemerintah Daerah Sambas
IKIP PGRI PONTIANAK ” THE BEST ” Sebagai Lembaga Pendidikan Keguruan di Kalimantan Barat tempat kuliahnya para calon pendidik berkualifikasi, terus berbenah dalam mewujudkan LUARAN / ALUMNI – ALUMNI THE BEST ketika berada di lingkungan masyarakat. Hari ini Jumat tanggal 8 Juni 2022 Rektor IKIP PGRI PONTIANAK Bapak Muhamad Firdaus, M.Pd bersama wakil Rektor II Suherdiyanto, M.Pd

Dalam kegiatan Implementasi MOU IKIP PGRI PONTIANAK dengan Pemerintah Daerah di Kantor Bupati Sambas dengan Bupati Sambas Satono yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan. Pembahasan antara lain mengenai pogram pelaksanaan PLP 2 dan KKM untuk mahasiswa IKIP PGRI PONTIANAK, Program penyetaraan kualifikasi jenjang pendidikan Guru pendidikan dasar dan menengah bagi guru yang belum S1 dan yg tidak linier, serta program pendampingan karya tulis ilmiah bagi guru untuk peningkatan kompetensi dalam menulis dan kenaikan pangkat. Kemudian dilanjutkan audiensi pemantapan dengan wakil Bupati Fahrur Roffi. Bentuk kerja sama juga menyampaikan tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat di pemerintah daerah kabupaten Sambas dengan IKIP PGRI PONTIANAK KALIMANTAN BARAT.
IKIP PGRI PONTIANAK BERHASIL MELULUSKAN MAHASISWA TANPA SKRIPSI
Bagi mahasiswa, skripsi bukanlah sebuah hal asing. Untuk bisa meraih gelar sarjana, selama ini, mahasiswa diwajibkan untuk melakukan penelitian, yang kemudian dilaporkan dalam bentuk sebuah skripsi. Skripsi setidaknya terdiri dari lima bab, mulai dari pengantar sampai pada kesimpulan. Karena banyaknya bagian yang harus dibuat, tidak sedikit mahasiswa yang menganggap skripsi sebagai sebuah momok dalam menyelesaikan kuliah mereka. Bahkan tidak jarang durasi kuliah menjadi lebih panjang karena lamnaya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan skripsi mereka.
Menanggapi permasalahan tersebut, IKIP PGRI Pontianak membuat terobosan dengan tidak mewajibkan mahasiswa melaporkan penelitian dalam bentuk skripsi, melainkan melalui diseminasi pada forum ilmiah dan mempublikasikan melalui jurnal-jurnal terakreditasi nasional atau internasional. Untuk tahap pertama, sebagai uji coba, pada tanggal 28 juni 2022 kemarin, IKIP PGRI Pontianak telah melakukan diseminasi hasil penelitian tersebut. Diseminasi yang di selenggarakan oleh LPPM IKIP PGRI Pontianak tersebut meluluskan 22 mahasiswa, tanpa skripsi. Mahasiswa tersebut berasal dari berbagai program studi. Dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris terdapat 4 orang mahasiswa, yaitu Windy Yunisya Utari, Trianita Avilla, Nindy Debbytha Adystifanny dan Suhartadi. Program studi Pendidikan Fisika terdapat 2 mahasiswa yaitu Magdalena Simanjuntak dan Karmila. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terdapat 2 mahasiswa yaitu Najla Shafa Fadillah dan Magdalena Pitra Yatty. Program Studi Pendidikan Matematika terdapat 5 mahasiswa yaitu Aisyah, Wiwit, Medlyn Claudyasuka Patari, Jeni stefvia dan Saidati. Program studi Bimbingan Konseling terdapat 2 mahasiswa yaitu Ayu Siti Andini dan Modestus Deovany. Program studi Pendidikan Sejarah terdapat 2 mahasiswa yaitu Melly Sulastri dan C. Sri Hartaty. S. Program studi Pendidikan Geografi terdapat 5 mahasiswa yaitu Francista, Ayu Rianingsih, Florensia Rentia, Holifah Nurfitri dan Nurul Ramdhania.
Mahasiswa-mahasiswa tersebut terbagi kedalam empat kelompok penelitian kolaborasi bersama dosen, yang dibiayai oleh LPDP melalui skema RISPRO (riset inovatif produktif). Mengapa Memilih Komiku.tv? Komiku menawarkan koleksi komik yang sangat beragam, mulai dari komik lokal hingga manhwa dan manga dari Jepang dan Korea. Apapun genre favorit Anda, seperti aksi, petualangan, romansa, horor, atau fantasi, Komiku memiliki semuanya. Dengan ribuan judul yang tersedia, Anda tidak akan kehabisan bacaan. Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk berlangganan atau membeli komik. Cukup kunjungi situsnya, dan Anda bisa langsung menikmati berbagai komik yang tersedia. Selain itu, situs ini bisa diakses dari berbagai perangkat, baik itu komputer, tablet, maupun smartphone. Muhamad Firdaus menjelaskan bahwa pada tahun 2021/2022 ini ada 4 proposal dosen IKIP yang memperoleh pendanaan penelitian LPDP tersebut, dengan ketua kelompok Dedi Irwan, M.Pd., PhD., Dr. Ajun Purwanto, M.Pd, Dr. Syarifah Fadillah, M.Pd, dan Dr. Sandie, M.Pd. Total pembiayaan keempat penelitian tersebut mencapai tiga ratus juta rupiah.
Lebih jauh, Rektor muda IKIP PGRI Pontianak ini menyatakan bahwa diseminasi pertama ini berjalan sukses dan sesuai perencanaan. Oleh karena itu akan dilakukan pengembangan kebijakan dan kurikulum agar program ini bisa diberlakukan dengan skala yang lebih besar di IKIP PGRI Pontianak. Muhamad Firdaus menjelaskan bahwa ini merupakan terobosan untuk memecah kebuntuan bagi mereka yang menganggap penulisan skripsi sebagai sebuah momok yang menakutkan. Melalui skema kuliah tanpa skripsi ini, tambah Firdaus, mahasiswa bisa menyelesaikan kuliahnya dengan lebih cepat, karena mereka bisa memulai penelitian lebih awal, dengan mendapatkan pengalaman penelitian yang tidak kalah baik. Oleh karena itu, Muhamad Firdaus menyatakan bahwa calon mahasiswa tidak perlu ragu dan takut untuk kuliah di IKIP PGRI Pontianak, karena selain diberikan pelayanan prima nan berkualitas, juga diberikan alternatif untuk menyelesaikan kuliah tanpa skripsi, ujarnya.
