Seminar Nasional PGSD Universitas PGRI Pontianak Jangkau 396 Peserta dari 19 Provinsi
PONTIANAK — Seminar Nasional “Transformasi Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar: Inovasi, LiterasiNumerasi, dan Penguatan Perspektif Multikultural” yang digelar Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Pontianak pada Kamis, 10 September 2026, menjangkau peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Tercatat 396 peserta yang berasal dari 19 provinsi, 59 kabupaten/kota, dan 63 institusi.
Dari keseluruhan peserta, sebanyak 331 orang merupakan mahasiswa, 42 orang guru, 22 orang dosen, dan 1 orang pemerhati pendidikan. Tercatat pula 92 peserta berasal dari luar Kalimantan Barat dan 128 peserta dari luar Universitas PGRI Pontianak, yang menandakan jangkauan kegiatan telah melampaui lingkup lokal dan institusional.
Seminar berlangsung secara daring melalui Zoom serta kanal YouTube. Format daring tersebut memungkinkan partisipasi peserta lintas daerah tanpa terkendala jarak, sekaligus memperluas jangkauan forum akademik yang digagas dari Pontianak. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi akademik antara Program Studi PGSD Universitas PGRI Pontianak, Universitas Hamzanwadi, dan Universitas Bengkulu.
Untuk mengisi ruang diskusi, seminar menghadirkan tiga narasumber dari perguruan tinggi mitra. Dr. Hodiyanto, M.Pd. dari Universitas PGRI Pontianak membahas inovasi pembelajaran matematika di era digital; Dr. Iwan Usma Wardani, M.Pd. dari Universitas Hamzanwadi mengangkat penguatan literasi numerasi; sedangkan Dr. Bambang Parmadi, M.Sn. dari Universitas Bengkulu menyoroti perspektif multikultural dalam pembelajaran matematika sekolah dasar.
Komposisi peserta yang didominasi mahasiswa calon guru, namun juga mencakup guru, dosen, dan pemerhati pendidikan, memperlihatkan keterlibatan lintas jenjang dalam diskusi mengenai pembelajaran matematika sekolah dasar. Keragaman asal daerah dan latar peserta turut memperkaya sudut pandang yang muncul dalam forum tersebut.
Capaian jangkauan itu memperlihatkan bahwa forum akademik yang digagas dari Pontianak mampu menjangkau komunitas pendidikan di tingkat nasional. Program Studi PGSD Universitas PGRI Pontianak berharap kegiatan perdana ini menjadi pijakan awal bagi penyelenggaraan forum serupa yang berkelanjutan dan semakin luas jangkauannya pada masa mendatang.
