Deseminasi inventarisasi Budaya dan Pendidikan Multikultur Berbasis IT
Pontianak, 27 Juni 2023
IKIP PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan deseminasi dalam rangka memaparkan hasil penelitian bersama program studi pendidikan sejarah, PPKn, PBSI dan PTI di desa Punggur Kapuas kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Ketapang
Kegiatan di buka oleh ketua LPPG, Syarif Firmansyah, M.Pd dan di hadiri oleh dekan, ketua program studi dan sekertaris prodi. Ketua LPPG menjelaskan bahwa program ini bagian dari implementasi MBKM mandiri yang mana dalam kegiatannya mahasiswa melakukan penelitian di masyarakat Punggur Kapuas yang multikultur. Pada kegiatan ini mahasiswa memaparkan bagaimana kehidupan multikultur di desa tersebut yang merupakan salah satu desa masyarakatnya berisi transmigran lokal, Jawa dan Bali.
Mahasiswa selain meneliti di masyarakat juga melakukan penelitian di sekolah. Pendidikan multikultur harus di ajarkan di sekolah guna menjaga kerukunan, toleransi dan selalu menjaga gotong royong. Dr. Basuki Wibowo, M.Pd selaku kordinator kegiatan MBKM Mandiri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengamalan tridarma yang di kemas dalam kegiatan riset bersama 4 program studi yang ada di IKIP PGRI Pontianak.
Kegiatan deseminasi ini juga memberi rekomendasi agar Desa Punggur Kapuas sebagai desa Multikultur bisa di kembangkan menjadi desa wisata Pancasila.
Kegiatan MBKM Mandiri di desa Punggur Kapuas di lakukan sejak bulan Agustus 2022. Hafif Assulamy salah satu mahasiswa peserta MBKM Mandiri menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini mahasiswa bisa mengaplikasikan apa yang sudah di dapatkan di perkuliahan.
link terkait
